Life Observer

world in my arms

Selamat Siang Kemahasiswaan

with 2 comments

Sebuah Satire

selamat siang kemahasiswaan

sebuah bualan tentang agen perubahan

omong kosong tentang penjaga nilai

gak ambil pusing apa itu iron stock

semua hanya ucapan manis

saat aku datang pertama kali ke kampus ini

dan kini kemahasiswaan berjalan pelan tanpa realitas

telah mati karena kekuasaan yang memaksa

telah mati karena keengganan bergerak dari pelakunya

sudahlah lupakan itu semua

bolehlah itu menjadi agenda kata

yang disampaikan pada adik-adik kita

dan berharap mereka akan terbuka pikirannya

kami mahasiswa terbaik bangsa

mahasiswa yang menghargai tradisi

tapi maaf kami gak bisa berkreasi

maaf juga kalo yang kami omongkan

adalah perkataan senior kami dahulu

sudahlah lupakan kemahasiswaan

kini reformasi telah berjalan

sudah saatnya kita kembali belajar

menyimak perkataan dosen dengan baik

dan tutup telinga mendengar suara rakyat di luar sana

sudahlah lupakan obrolan mengenai bangsa

rasanya obrolan mengenai hedonisme lebih enak dicerna

pulang kuliah sudah gak zaman ngumpul berdiskusi

lebih enak ke mall, pacaran, atau nongkrong-nongkrong

lagian ’kan factory outlet di sini banyak

sayang kalo gak dikunjungi

sekarang sudah gak keren lagi berdemo

kini lebih keren ngantri audisi atau nonton konser musik

walaupun tak jelas bwat apa

tapi yang penting kami enjoy

biarkan kami nikmati kehidupan kami sendiri

kami punya idealisme yang masih bisa dibeli

kami miliki kemapanan dalam berkata

tapi nol dalam bertindak

tapi apa peduli kami?

itu tidaklah penting….!!!!

dan sekarang zamannya telah berubah

kemahasiswaan telah kalah

ah, bukan tapi sudah tak penting lagi

walau kami bawa dalam setiap perkataan dan perbuatan

dan atas dasar kemahasiswaan

itu adalah sebuah simbol belaka

Written by Deri

Desember 31, 2007 pada 12:12 am

Ditulis dalam Sense Of Crisis

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. knp bukan selamat pagi ato selamat sore ato malam???
    knp justru siang??

    hehehe, yah krn kita sedang dalam masa trasisi, dari pagi menuju sore/malam…
    Jadi, Kemahasiswaan belum kalah,,,
    kita memang sedang digiring oleh perubahan dan untuk bertahan kita harus selalu dinamis (berubah)…
    kita hanya belum tahu bagaimana cara kita berubah bahkan kita tidak sadar hal apa yang harus kita ubah,,,

    Apa yang akan terjadi di sore hari bergantung pada apa yg kta lakukan siang ini…

    fitrasani

    Desember 31, 2007 at 7:29 am

  2. siang, filosofinya karena gerak manusia pada waktu ini dinamis…
    tapi kemahasiswaan malah statis

    Deri

    Januari 3, 2008 at 12:10 pm


Tinggalkan Balasan