Life Observer

world in my arms

Bintang Kesepian dan Cerita dalam Hujan (part II)

with 3 comments

Bintang itu terkejut saat tepat tetes air hujan terakhir turun menapak bumi, ia menangkap kemunculan purnama di balik awan. Hening dalam keletihan yang membuat ia tak mampu lagi fokus terhadap keadaan sekelilingnya. Ia mencoba memperkuat intensitas sinarnya, namun tinggal remah-remah saja yang mampu menjaganya dari ketidakberdayaan.

Saat silau sinar itu semakin menipis ada asa yang ia kembangkan di sekeliling angkasa. Menyeruak dalam keharibaan malam. Menusuk jiwanya, melapangkan keberterimaan bintang itu.

Namun sejengkal demi sejengkal sirat sinar purnama itu tertutup awan hitam. Bintang kecewa. Bintang termenung. Ada yang menghilang. Tapi ia tetap bersinar meski lambatlaun meredup. Sementara itu tetes-tetes hujan mulai berlomba untuk jatuh ke bumi. Ia tak peduli.

Written by Deri

Maret 9, 2009 pada 6:12 pm

Ditulis dalam Heart Express

3 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. bintang bintang di langit
    menyimpan sejuta misteri
    berkedip kedip, bermain mata
    seolah mengajak kita berkenalan lebih dekat

    bintang-bintang di langit
    memiliki sejuta rahasia
    membentuk gugusan indah
    menerangi langkahku disetiap malam terang

    kepinglogam

    Maret 10, 2009 at 11:36 am

  2. yohoho…
    deri berpuitisitis..

    nice..
    ^_^

    tentangunguku

    Maret 20, 2009 at 1:59 pm


Tinggalkan Balasan